Thursday, August 7, 2014
Sunday, August 3, 2014
Lebaran & Liburan
Happy Eid Mubarak!
Lebaran dan Liburan memberikan banyak waktu untuk contemplate and start new thing. Start new habit, new adventure, new perspective. Lot things to do this holiday, lot things happen during this holiday. Bad things and Good things. Take a lesson from the bad one and share happiness from the good one. Biggest lesson from what I've been through is expect less and never assume, just talk and ask, never be bothered to ask those question to yourself, you might ended up regretting it later. Expect Less help you to not put your happiness to a person or thing, because you might ended up disappointed. Expect less and just pray, that's better.
By the way yesterday I bought a sketchbook and also this book titled "Teknik Gambar Sketsa Arsitektur" by F.X. Budiwidodo Pangarso. Its amazing book and fun! I just have finished the first chapter but i had lot of new knowledge. So happy!
About a week from now I'll be on trip to Argopuro. Weary? yes. Because it took a week and i never been in expedition more than 4 days. Hopefully everything goes smoothly and we can go home safe and sound.
I am truly a nerd hahaha look how i spent my holiday, just reading more and more, watching movies, cooked at home (sometimes with friends), take care of my grandfather, play around with my cousins, catch up with friends and sometimes go to new places. But i love it, being far from home make me realized there are no usual things. Feel it and happiness can come from the simplest thing. Here is some recommendation for books and movies :
Judul : Mata yang Enak Dipandan
Penulis : Ahmad Tohari
Buku ini kumpulan cerpen Ahmad Tohari yang dimuat di surat kabar.
Ceritanya sangat menyentuh dan reflektif.
Nice Cover Indeed ;)
Dwilogi Saman & Larung
Penulis : Ayu Utami
Seperti saya jatuh cinta pada Parang Jati dengan petualanganya di Bilangan Fu, Manjali dan Cakrabirawa, Lalita, dan Maya. Saya jatuh hati pada Larung dalam Perjalanan Saman-Larung. Saman-Larung sudah terbit jauh sebelum Serial Bilangan Fu dan sudah di terjemahkan ke dalam bahasa belanda. Berikut adalah cover yang baru dwilogi Saman-Larung. Seperti novel yang lain, karya Ayu Utami selalu cerdas, lugas, dan sensual. Saya selalu suka karya beliau.
![]() |
| Julie and Julia Based on Two True Stories Inspired me to cook during holiday |
![]() |
| Gravity Great Sci-Fi movie, Great Plot, Great Special Effect! plus Sandra Bullock is one of my favorite actress. |
![]() |
| Parent Trap Favorite Movie All The Time! I never get bored, even I've seen it over 10 times haha |
Tuesday, July 22, 2014
Pizza (2)
Setelah kemaren buka di Calzone Express, today it was Pizza again! (+pasta). I want to share another yum yum place in Jogja.
Here is it : IL MONDO
Alamat : Jalan Garuda No. 21 Komplek Colombo, Yogyakarta (Kalau dari Gejayan masuk Jalan Cendrawasih terus di kiri jalan ada supermarket belok kiri nanti ada tugu di tengah jalan nah tuh Il Mondo di pengkolan haha)
Price : $$
Tempatnya di upgrade bangetlah di banding yang lama (Jl Cendrawasih). Interior sama Arsitektur bangunanya bagus. Playlistnya juga bagus haha. Dan makananya oke banget sih. Quick Review tadi sih Spinach Pizzanya level enak bangettt, Fettuccine Carbonara enak sihh tapi menurut saya egg yolknya strong banget tapi enak kok, Fettuccine Carosone juga enak. Minumnya, pardon me, saya orangnya selalu pesen teh atau squash jd ya standarlah menurut saya. Honey-Lime Squash & Ice Lychee Tea -nya level enak-seger-gitu. Good Food, Good Ambiance. Asik buat lama-lama haha.
Funny thing tadi sih waktu mbaknya nganter Ft. Carosone-nya dia nanya "Ini tadi pesen pasta apa ya?" Hahahaha ini mbaknya ngetes apa begimana, sekalian aja bilang "Tadi pesen apa hayooo, ini bukaaan?"
P.S. Pardon me gaada foto makananya. Kita udah kelaperan so siapa yang bakal foto dulu sih kalo bisa masukin pizza berlumer mozarella ke mulut hahaha.
Monday, July 21, 2014
Life Start from Holiday
Hidup dimulai saat liburan. Hahaha itu teori nonsense saya sih. Ya menurut saya liburan memberi waktu yang tidak bisa di berikan oleh rutinitas. Liburan memberikan waktu untuk dapat merenung, membaca, mencari inspirasi dan lebih mengenal diri. Oleh karena itu setiap liburan pun di warnai oleh perenungan yang sama. What on Dang Ding Dong Earth i am stuck in this major. I always blame the condition that happen to me in high school changed me. And to be strong at that time I was being Ignorance, (too) Bold, and hurt myself. Saya nulis ini untuk jujur pada diri sendiri, so pardon me when it comes to be a curcol-post.
Liburan, if you waste it right (re: do something not just wake up late and do movie marathon everyday), kaya traveling, membaca, membaca lagi (because its the main source of inspiration), catch up with your friends, go to places, talking with siblings, talking with your parents, talking with anyone, could bring you to know yourself better. Rasanya saya terlambat menemukan diri saya. Saya terlalu idealis (and due to "mi familia condition" I wasn't discussed it with other member) dalam menentukan tujuan. Bukan berarti saya tidak bersyukur dengan apa yang saya dapat, tetapi saya rasa ini bukan yang benar-benar saya suka. Saya lebih suka membuka freshome di banding the economist. Saya lebih suka nonton IDEAS, DECOR, Rumah Idaman, dibanding laporan IHSG. Saya selalu ke deretan Archinesia, Home, IDEA dan sekawananya dan baru sekali membuka bloomberg businessweek (itu pun ga beli, yang gratisan aja ga di baca).
Tetapi setelah saya pikir-pikir lagi, yang saya miliki sekarang tidak buruk (baik bgt malah) ya sudah harus di teruskan sampe akhir, harus total disana. Coba cari celah-celah yang membuatmu selalu curious & learn.
Nah lesson learned kan, oya liburan harus banyak-banyak nulis nih. Saya mau kasih recommend buku. Here it is......
Judul : Malam Terakhir
Pengarang : Leila S. Chudori
Penerbit : KPG
Kumpulan cerpen yang di tulis dan di revisi kembali untuk di publishkan dalam novel Malam Terakhir. Leila S. Chudori merupakan salah satu penulis wanita favorit saya. Saya selalu mengagumi setiap karyanya. Bold and Beauty.
Another recommendation, Gerai calzone di jogja : Calzone Express
Alamat : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo (selatan galeria )
Price : $
Tadi buka berdua pesen 3 pizza (tuna melt, cheese, beef rendang) plus strawberry float sama milkshake coklat just 67k. Sayangnya mozarellanya kurang sih cuma yang cheese aja yang banyak. Tuna Meltnya kurang sih (menurut saya lho). Tapi two thumbs buat beef rendangnya! nom nom nomm :9 (memang lidah pribumi)
Selamat menikmati sisa sisa liburan!
Saturday, July 12, 2014
Dark Knight
I am not a batman-die-hard-fan, but I just watched The Dark
Knight and it was worth-to-watch movies. I don’t remember whether I stopped
watching because of batman begins or batman returns. The reason is because I think Batman Production
decreasing. I’m not a type person who not watch because someone says it’s not
good. I have to experience it by myself to build up opinion.
I did wrong to stop
watching Batman. The Dark Knight really made my mind that you have to
experienced it by yourself, not listen to others and not assume. Hahaha lesson
learned huh? So anyone who look a movie to watch I recommend this one. (Even
you never watch batman before, you’ll enjoy it).
Thursday, May 15, 2014
Melbourne Post Effect
Long time not reading fiction. I keep my nose on book whenever i have idle time. Its good to let yourself happy by doing things you like. Its good to be focused on something rather than multitasking. Its good to have new perspective. Its good to be reminded about dreams and passion when i suck at routine and lot of workload. Even its good to take a lecture notes in class, doing good at presentation, and work on academic assignments.
My Current Obsession : Dérive, Music, Old Fiction Books, Indonesian Landscape, Movies, and Foods.
Saturday, May 10, 2014
Kisah Seorang Gadis
Sesengukan. Malam itu ia menangis sendiri di kamarnya.
Menangis tanpa memperdulikan untuk melegakan hatinya. Sudah lama ia tak
menangis. Bukan berarti sudah lama ia tak sedih atau terluka. Akan tetapi gadis
itu tumbuh menguatkan dirinya. Semakin berusaha ia menguatkan diri, semakin
jarang air mata membasahi wajahnya.
Setiap hari ia memasang senyum itu. Senyum ikhlas, bahagia.
“Iya” selalu terucap saat orang lain meminta bantuan. Bukan karena ia mau
diperalat. Karena ia memposisikan dirinya pada orang yang meinta bantuan.
Selama ia bisa. Ia akan lakukan. Naif, memang. Akan tetapi ia hanya ingin
berarti buat orang lain. Orang lain, ah, gadis itu memang terlewat sering
mendahulukan orang lain. Akan kuceritakan kisah tentang gadis ini. Kupikir ini
akan sedikit menyedihkan.
Ia tumbuh di keluarga yang sederhana. Tidak sederhana tetapi
juga tidak kaya. Iya tidak masalah dengan itu. Ia tidak mengeluh harus pulang
menggunakan bus disaat teman-temanya di jemput. Ia tidak keberatan basah kuyup
disaat teman-temanya naik mobil. Ia tidak masalah tidak menggunakan barang
branded atau pun yang sedang “in”. Bukan, ini bukan soal materil.
Tumbuhlah ia menjadi seorang gadis remaja. Gadis remaja yang
mulai sibuk dengan teman dan kegiatanya. Akan tetapi disaat gadis seusianya mulai
percaya cinta. Ia melihat realita cinta yang lain. Ia melihat bagaimana manusia
yang hidup bertahun-tahun atas nama cinta bisa berkhianat. Dengan sahabat
pasanganya. Kemudian ia melihat sisi yang terluka pelan-pelan tergerus sakit
akibat memendam rasa sakit kemudan akhirnya pergi. Bahkan sisi yang berkhianat
tidak seperti yang dalam kisah-kisah di novel dan film, tidak sisi itu bahkan
pergi di hari berikutnya. Kejam? Seperti sinetron? Ini realita yang gadis itu
hadapi. Selesai? Belum ia masih melihat banyak sisi dari cinta.
Ia melihat yang namanya pengkhianatan cinta yang lain. Ia
melihat dan di jejali keburukan-keburukan dari tiap sisi. Yang satu berteriak
pengkhianat. Yang satu berteriak tidak beratnggung jawab. Aku kasian akan gadis
itu. Aku heran, para orang dewasa itu tidak memikirkan dampak dari apa yang
mereka perbuat. Mereka tidak tahu mereka merusak atau menggerogoti relung hati
gadis itu. Tetapi di tengah kondisi tersebut gadis itu masih memikirkan orang
lain, yaitu adiknya. Ia tidak ingin hati adiknya keras seperti dirinya. Ia
tidak ingin adiknya membentengi dirinya seperti yang ia lakukan, ia tidak ingin
adiknya terluka. Ia kakak yang baik. Ia ingin yang terbaik bagi adiknya. Baik?
Terlalu baik? Aku pikir gadis ini agak menyedihkan.
Ia susah untuk memberikan hatinya. Disaat ia mencoba
membukanya, orang yang ia inginkan adalah milik orang lain. Tidak, gadis itu
tidak berusaha merebut. Bahkan disaat ia bisa merebutnya ia teringat
pengalamanya. Bayang bayang itu. Ia tidak mau menjadi perusak hubungan. Ia
tidak mau menajdi orang ketiga. Ia tau sakit sisi yang terluka nantinya. Ia
membatasi dirinya. Ia mengaburkan perasaan.
Akan tetapi kali ini, terjadi untuk ketiga kalinya. Kisah
ketiga ini agak lain dari biasanya. Karena teman dari gadis ini ikut jatuh hati
pada lelaki itu. Padahal ia tahu temanya sendiri masih meladeni lelaki lain.
Luar biasa bukan? Gadis itu tidak membenci orang-orang yang menunjukkan
realitas di balik kata cinta. Sebagai gantinya gadis itu hilang kepercayaan
atas cinta.
Aku rasa gadis itu sangat menyedihkan. Aku tahu yang ia
butuhkan adalah seseorang yang bisa memeluknya atau setidaknya menggenggam
tanganya seraya menguatkannya. Ia hanya ingin melihat sisi lain dari kata cinta
seperti yang tertuang dalam kertas novel maupun dalam film.
Subscribe to:
Posts (Atom)














